Tidak Ribet, Berikut Cara Gadai BPKB Motor secara Online

gadai bpkb motor

Mengajukan pinjaman dengan gadai BPKB motor adalah hal yang lumrah dilakukan. Terutama jika mengingat banyaknya pengguna kendaraan motor di Indonesia. Proses pengajuan ini bisa dilakukan secara tatap muka (offline) atau daring (online). Bila ingin tatap muka, peminjam bisa langsung datang ke kantor perusahaan pergadaian. Sedangkan bila ingin online, bisa mengikuti cara yang ada di bawah ini.

Pilih Situs Perusahaan Gadai BPKB Motor

Sudah ada banyak perusahaan swasta yang menyediakan produk jaminan BPKB motor. Perusahaan-perusahaan itu ada yang sudah diberi izin oleh OJK ada juga yang belum. Mereka juga menyediakan banyak layanan pergadaian lainnya selain untuk BPKB motor.

Untuk mendapatkan keuntungan, sebaiknya melakukan riset dahulu mengenai perusahaan yang menyediakan pergadaian. Lihat jumlah bunga yang mereka kenakan beserta kelebihan dan kekurangannya. Beberapa perusahaan gadai yang menyediakan pengajuan online adalah BFI Finance, Wom Finance, dan Gadai BPKB Denpasar.

Lihat Persyaratan Pengajuan

Sebelum melakukan pengajuan gadai BPKB motor, lihat terlebih dahulu persyaratan yang ada. Pastikan jika Anda memenuhi seluruh persyaratan yang tertera. Jika tidak, pengajuan Anda akan ditolak oleh perusahaan.

Biasanya persyaratan untuk meminjam di perusahaan gadai tidak begitu berbeda satu sama lain. Rata-rata syarat yang diminta adalah motor milik sendiri dengan BPKB asli, BPKB atas nama sendiri atau pasangan, memiliki dokumen pelengkap, dan usia motornya maksimalnya mulai dari 10 sampai 15 tahun. Untuk merek motor yang lebih sering diterima adalah motor merek Jepang atau Italia.

Mengisi Formulir Pengajuan

Bila dirasa telah memenuhi persyaratan yang ada, Anda tinggal mengisi formulir pengajuannya. Isikan data diri Anda yang benar pada formulir lalu kirim ke perusahaan. Formulir ini umumnya tersedia langsung di halaman situsnya sehingga Anda hanya perlu mengisi data saja.

Pastikan juga Anda sudah menyiapkan dokumen pelengkap pengajuan. Dokumen pelengkap itu di antaranya adalah KTP, BKPB, STNK, rekening listrik, slip gaji, bukti usaha, dan KK. Siapkan dokumen sejak awal agar prosesnya berjalan cepat. Bagi yang sudah menikah biasanya akan diminta juga KTP pasangan dan akta nikah.

Memilih Jumlah dan Masa Peminjaman

Setelahnya, Anda tentukan jumlah dan masa pinjamannya. Jumlah pinjaman akan ditentukan dari nilai jual barang yang digadai. Contohnya saat gadai BPKB motor di Pegadaian, jumlah maksimal pinjaman yang bisa diterima adalah 75% dari harga pasaran merek motornya. Tentunya kondisi dan jenis motornya juga diperhitungkan.

Masa peminjaman juga perlu dipilih. Tenornya ada yang 6 sampai 24 bulan ada juga yang lebih dari itu, tergantung ketentuan dari perusahaannya. Peminjamannya bisa diperpanjang sebelum masa tenor habis bila belum bisa melunasi pinjamannya.

Menunggu Pencairan

Bisanya perusahaan gadai akan melakukan survei terlebih dahulu sebelum memberikan pinjaman. Apalagi jika Anda menggadai barang-barang dengan harga tinggi seperti sertifikat rumah atau tanah. Tapi ada juga perusahaan yang tidak memberlakukan hal itu tergantung dengan produk pinjamannya.

Jika tidak melakukan survei biasanya pinjaman yang diberikan lebih sedikit. Selain itu, keamanannya juga masih diragukan. Bila ingin gadai tanpa survei sebaiknya pilih di lembaga yang sudah resmi dan diawasi OJK. Saat semuanya sudah diterima, Anda tinggal menunggu pencairannya. Uang yang dicairkan itu ada yang cash dan ada juga yang dikirim ke rekening peminjam.

Penutup

Melakukan gadai BPKB motor tidak terlalu sulit, bukan? Selama Anda memenuhi persyaratan, memiliki dokumen yang lengkap, serta mampu membayarkan pinjamannya maka Anda bisa meminjam dana lewat gadai dengan mudah. Melakukan pengajuan hingga pembayarannya pun kini bisa dilakukan secara online sehingga praktis dan hanya membutuhkan internet.

 

Baca Juga:

Gadai BPKB Motor di Denpasar yang Cepat dan Mudah

Gulir ke Atas